
PANGANDARAN (BR.NET).- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Barat menggelar Operasi Pasar Bersubsidi (Opadi) di sejumlah kabupaten/kota di Jawa Barat. Salah satu lokasi pelaksanaannya berlangsung di Kabupaten Pangandaran.
Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat menghadapi potensi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang hari-hari besar keagamaan.
Perwakilan Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Jawa Barat mengatakan, harga bahan pokok cenderung mengalami kenaikan pada momentum tertentu, sehingga diperlukan intervensi pemerintah melalui subsidi.
“Biasanya menjelang hari besar keagamaan terjadi kenaikan harga. Karena itu kami memberikan subsidi kebutuhan pokok agar masyarakat tidak terlalu terbebani dan dapat menjalani aktivitas akhir tahun dengan lebih tenang,” ujarnya.
Di Kabupaten Pangandaran, sebanyak 1.971 paket sembako disalurkan kepada masyarakat. Setiap paket berisi 3 kilogram beras, 1 kilogram gula pasir, 1 liter minyak goreng, dan 1 kilogram tepung terigu.
Paket sembako tersebut dapat ditebus dengan harga Rp40 ribu, jauh di bawah harga normal yang diperkirakan mencapai sekitar Rp96 ribu.
Ia menambahkan, program Operasi Pasar Bersubsidi telah dilaksanakan selama tiga tahun terakhir dan rutin digelar pada momentum hari besar keagamaan, seperti Idul Fitri, Idul Adha, serta Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Semoga ke depan program ini tetap bisa dilaksanakan secara berkelanjutan,” katanya.
Kegiatan Operasi Pasar Bersubsidi di Pangandaran turut dihadiri Bupati Pangandaran. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Artikel ini tayang di https://bandungraya.net/paket-sembako-rp40-ribu-operasi-pasar-bersubsidi-sasar-warga-pangandaran.html
Penulis: Pirman Maolana



