Hero section image background

Road to WIITEX 2026: Indag Jabar Beberkan Strategi Tembus Pasar Malaysia

Rabu, 20 Mei 2026

Berita

85

Postingan ini dilihat

0

Postingan ini dibagikan

Poster post Road to WIITEX 2026: Indag Jabar Beberkan Strategi Tembus Pasar Malaysia

KOTA BANDUNG – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Barat (Jabar) terus memperkuat akses pasar ekspor bagi pelaku usaha daerah melalui penyelenggaraan Webinar Road to WIITEX 2026 bertema “Produk Teh, Kopi dan Kakao di Malaysia bersama Atase Perdagangan Kuala Lumpur” yang dilaksanakan secara daring pada Selasa (19/5/2026). Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk memberikan informasi peluang pasar, preferensi konsumen, hingga regulasi ekspor produk pangan dan minuman ke Malaysia.

Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Luar Negeri Disperindag Jabar, Mochamad Lukmanul Hakim yang membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa Jabar masih menjadi provinsi dengan kontribusi ekspor tertinggi di Indonesia dengan share sebesar 13,65 persen. Ia menegaskan bahwa produk-produk unggulan Jabar masih memiliki peluang besar di pasar global, khususnya sektor manufaktur serta komoditas kopi, teh, dan kakao.

“Produk Jabar masih diminati untuk pasar luar negeri dan memiliki peluang besar di sektor manufaktur. Kami juga berharap produk dari pelaku usaha kecil menengah dapat berperan bersama industri besar dalam memperkuat ekspor Jabar,” ujar Lukman.

Ia juga menjelaskan bahwa Jabar memiliki potensi perkebunan yang besar, dengan luasan lahan kopi mencapai 55.876 hektare, teh 76.568 hektare, dan kakao 5.537 hektare. Menurutnya, komoditas tersebut perlu terus didorong agar mampu memperluas pasar ekspor, termasuk ke Malaysia.

Selain itu, Lukman menyampaikan bahwa Disperindag Jabar akan menyelenggarakan pameran berskala internasional melalui WIITEX 2026 yang menghadirkan produk unggulan Jabar, khususnya kopi, teh, dan kakao. “Kami berharap Atase Perdagangan Kuala Lumpur dapat turut mempromosikan kegiatan WIITEX untuk menjaring calon buyer yang bisa berpartisipasi,” katanya.

Hadir sebagai narasumber, Atase Perdagangan Kuala Lumpur, Malaysia, Aziza Rahmaniar Salam yang memaparkan kondisi pasar Malaysia beserta peluang ekspor produk Indonesia. Ia menjelaskan bahwa permintaan produk makanan dan minuman Indonesia di Malaysia terus meningkat dalam lima tahun terakhir.

Aziza menyampaikan bahwa masyarakat Malaysia kini cenderung menyukai produk rendah gula, rendah lemak, dan rendah kalori. Untuk produk kopi, konsumen Malaysia lebih menyukai kopi yang dicampur susu, gula, atau krimer dibanding kopi hitam murni. Sementara untuk teh, teh susu atau teh tarik masih menjadi favorit pasar Malaysia.

“Pasar Malaysia memiliki preferensi yang cukup spesifik. Produk yang inovatif dan berbeda akan lebih mudah dilirik pasar. Oleh karena itu, pelaku usaha perlu memperhatikan diferensiasi produk,” ujar Aziza.

Aziza juga mengingatkan pentingnya pemenuhan regulasi keamanan pangan untuk memasuki pasar Malaysia. Menurutnya, pemerintah Malaysia tengah memperkuat regulasi keamanan pangan sehingga produk yang masuk wajib memiliki sertifikasi seperti Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP), Good Manufacturing Practice (GMP), dan Food Safety System Management (FSSM).

“Pelaku usaha Indonesia juga perlu memiliki mitra lokal atau distributor di Malaysia untuk membantu memahami pasar dan mempermudah distribusi produk,” jelasnya.

Webinar yang diikuti sekitar 203 peserta ini pun dirangkaikan dengan sesi business pitching yang menghadirkan sejumlah perusahaan untuk memperkenalkan produk unggulannya kepada Atase Perdagangan Kuala Lumpur.

Kegiatan ini menjadi langkah konkret Disperindag Jabar dalam mendorong daya saing produk unggulan daerah agar semakin siap memasuki pasar internasional. Dengan kolaborasi antara pemerintah, atase perdagangan, dan pelaku usaha komoditas kopi, teh, kakao, serta produk olahan Jabar diharapkan mampu memperkuat posisi ekspor Indonesia di pasar global, khususnya Malaysia.

Penulis: Septian Yudho Rinaldi

Tags

  • perdagangan
  • roadtowiitex2026
  • kopi
  • teh
  • kakao
Footer Site Logo

Alamat

Jln. Asia Afrika No.146, Paledang, Kec. Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat 40261

Nomor Telepon

022-4230898

Sosial Media

Copyright © 2024. Made with love with Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat (Disperindag Jabar). Powered by Jabar Site (J-Site).