
KOTA BANDUNG – Upaya menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 H terus dilakukan Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat (Jabar). Salah satunya melalui penyelenggaraan Pasar Murah 2026 yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jabar di Sport Jabar Arcamanik, Kota Bandung, Jumat (13/3/2026).
Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Sekitar 2.000 orang hadir memanfaatkan kesempatan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Peserta yang hadir terdiri dari PKK se-Bandung Raya, perwakilan guru, pegawai atau Aparatur Sipil Negara (ASN), serta masyarakat umum, khususnya ibu-ibu rumah tangga dari Kecamatan Mandalajati, Antapani, dan Arcamanik.
Pasar Murah tersebut menghadirkan 37 tenant yang berasal dari berbagai instansi dan mitra pelaku usaha. Adapun pihak yang berpartisipasi, antara lain Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jabar, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Provinsi Jabar, Bulog Jabar, ID Food, serta Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) beserta mitra binaannya yang terdiri dari petani, pemasok, serta pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Berbagai komoditas kebutuhan pokok disediakan dalam kegiatan ini, di antaranya beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 2 ton, beras premium Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) 2 ton, minyak goreng Minyakita 1.800 liter, gula pasir 500 kilogram, aneka cabai 400 kilogram, bawang merah 250 kilogram, daging sapi 300 kilogram, daging ayam beku 300 kilogram, serta daging ayam segar 350 kilogram. Selain itu, tersedia pula berbagai sayuran segar serta produk makanan olahan dari pelaku UMKM.

Melalui kegiatan Pasar Murah ini, masyarakat dapat memperoleh bahan kebutuhan pokok secara langsung dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus mendorong pemasaran produk dari petani dan pelaku usaha lokal.
Selama kegiatan berlangsung, nilai transaksi yang tercatat mencapai Rp211.252.100, mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap program stabilisasi harga ini.
Disperindag Jabar berharap kegiatan Pasar Murah ini dapat menjadi salah satu upaya nyata dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok serta membantu masyarakat memenuhi kebutuhan menjelang Idulfitri.
Penulis: Septian Yudho Rinaldi



